Lima Ratus Peserta Antusias Ramaikan Seminar Nasional Pasar Modal dan Investor Gathering

Semarang – Agenda besar sebuah organisasi adalah bukti eksistensi dan matangnya kapasitas pengurus dalam berorganisasi. Terselenggaranya agenda besar juga dapat menjadi benchmarking di kepengurusan selanjutnya. Kelompok Studi Pasar Modal Universitas Islam Negeri Walisongo (KSPM UIN Walisongo) merupakan salah satu organisasi kemahasiswaan di kota Semarang yang berfokus dalam hal edukasi dan riset dibidang pasar modal.

 

Rabu (13/12) sebanyak kurang lebih 500 peserta  ramaikan agenda Seminar Nasional Pasar Modal Syariah yang diselenggarakan oleh Galeri Investasi FEBI UIN Walisongo dan KSPM UIN Walisongo. Dengan mengusung tema “Sharia Capital Market: Challenge or Opportunity?”, seminar tersebut menghadirkan empat narasumber, yakni Nur Satyo Kurniawan selaku perwakilan dari OJK,  Fanny Rifqi El Fuad, S.E, M.Si selaku Kepala IDX KP Semarang, Robinson Bangun, S.E, QWP dari Indo Premier Sekuritas, dan yang menarik hadir pula Dedeh Nur Hasanah seorang investor dari kalangan ibu rumah tangga yang aktif berinvestasi di pasar modal. Seminar Pasar nasional Pasar Modal Syariah ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yakni Dr. H. Imam Yahya M.Ag. Seminar kali ini juga menampilkan hiburan menarik seperti band acoustic dari UKM Musik Walisongo dan Penari tradisional Lampung.

 

Nur Satyo Kurniawan, sebagai perwakilan dari  OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Beliau menyampaikan materi yang berkaitan dengan regulasi yang ada di pasar modal syariah. Hal ini kiranya penting untuk disampaikan karena dalam melakukan segala kegiatan ekonomi khususnya pasar modal harus juga memahami aturan apa saja yang mestinya dipatuhi agar tidak keluar dari batas ketentuan syariah. OJK sendiri sebagai lembaga yang bertugas untuk mengatur, mengawasi dan membuat regulasi maka harus mensosialisasikan peraturan-peraturan kepada masyarakat yang masih awam namun memiliki semangat investasi yang tinggi.

 

Fanny Rifqi El Fuad, S.E, M.Si sebagai Kepala IDX KP Semarang menjelaskan pentingnya berinvestasi di pasar modal syariah bagi mahasiswa yang hadir pada seminar ini. Menurut beliau, berinvestasi di pasar modal lebih baik daripada menabung di bank karena uang yang kita tabung di bank akan termakan inflasi. Beliau juga menyampaikan berinvestasi di pasar modal syariah lebih menguntungkan dari berinvestasi di sektor komoditas seperti emas, perak, ataupun di forex karena selain memperoleh laba yang lebih besar namun juga lebih aman dilakukan karena didukung oleh lembaga penjamin seperti KSEI dan KPEI.

 

Indopremier sekurirtas sendiri diwakili oleh Robinson Bangun, S.E, QWP. Beliau sebagai pemateri yang ketiga pada seminar nasional kali ini menjelaskan Economic Financial Highlight 2017. Pada tahun 2017 ini menurut beliau adalah tahun yang mendukung untuk berinvestasi karena pertumbuhan ekonomi yang naik diatas 5% karena segala sistem sekarang sudah menggunakan sistem online sehingga perputaran uang menjadi cepat, efektif, dan efisien tanpa memerlukan administrasi yang berbelit-belit.

 

Pada seminar nasional pasar modal syariah kali ini mendatangkan investor guest yang sangat inspiratif, beliau adalah Dedeh Nur Hasanah. Beliau adalah seorang ibu rumah tangga. Normalnya bagi seorang ibu rumah tangga akan selalu diributkan dengan urusan rumah tangga seperti mencuci, memasak, dan lain-lain. Namun fakta yang menarik dari Ibu Dedeh yaitu beliau juga seorang investor aktif yang juga sehari-harinya trading saham. Fakta yang menarik tersebut membuat Ibu Dedeh seringkali diundang ke berbagaui event pasar modal sebagai contoh Investival 2017 yang diselenggarakan BEI Semarang pada Oktober lalu. Beliau diundang untuk berbagai pengalaman agar menginsprirasi banyak orang dan membuktikan bahwa orang yang trading saham tidak hanya orang kaya, anak muda dengan intelektualitas yang tinggi namun juga bisa berasal dari background yang menarik seperti ibu rumah tangga seperti beliau.

 

Setelah jeda makan siang, dilaksanakan juga kegiatan Investor Gathering dengan  dengan mengundang 150 tamu undangan baik dari mahasiswa, masyarakat umum dan perwakilan pengurus KSPM se-Jateng. Kedua acara yang berlangsung secara berkelanjutan tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yakni Dr. H. Imam Yahya M.Ag.

 

2 Comments to “Lima Ratus Peserta Antusias Ramaikan Seminar Nasional Pasar Modal dan Investor Gathering”

  1. Kerennnnn!!!

    1. terima kasih atas perhatiannya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *