SEKILAS INFO
24-08-2019
  • 2 bulan yang lalu / PENAWARAN DAN PEMESANAN MATA KULIAH SEMESTER GASAL TA 2019/2020–>Menu Pengumuman
  • 3 bulan yang lalu / Pengumuman Wisuda Periode Agustus 2019 –> Lihat Pengumuman
  • 5 bulan yang lalu / UIN Walisongo Semarang Terakreditasi  “A”
10
Nov 2016
0
FEBI Mengadakan Kegiatan Pengembangan Distingsi Untuk Mahasiswa Prodi Akuntansi Syariah

Prodi S1 Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan Pengembangan Distingsi Mahasiswa Angkatan 2015 yang bertempat di Hotel Semesta Semarang, hari Jum’at dan Sabtu (04-05 November 2016). Sambutan yang disampaikan oleh Dekan FEBI UIN Walisongo Semarang Dr.H.Imam Yahya,M.Ag menandai di mulainya acara pada kegiatan Distingsi Mahasiswa pada hari Jumat,4 November 2016.

H.Moch Fauzi,MM selaku ketua jurusan Akuntansi Syariah menyampaikan bahwa harapan dilaksanakannya kegiatan distingsi adalah untuk membekali mahasiswa agar ilmu yang diperoleh lebih bersifat aplikatif sesuai tuntutan dunia kerja. Sertifikasi profesi lahir karena ketidakpuasan dari pengguna jasa profesi akan kualitas dari lulusan institusi/ perguruan tinggi, untuk ” menjawab” permasalahan tersebut maka prodi SI Akuntansi Syariah FEBI UIN Walisongo Semarang mengadakan Training Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah program Elementary Level

Kegiatan pengembangan distingsi ini baru tahap elementary, akan ada tahap selanjutnya yang nantinya akan berujung pada sertifikasi profesional yaitu Sertifikasi Akuntansi Syariah ( SAS). Sertifikasi profesional adalah suatu bentuk pengakuan atas kemahiran seseorang akan bidang yang digelutinya. Dalam dunia kerja sertifikat keahlian / profesional yang dimiliki seseorang/ lulusan menjadi daya jual orang tersebut, sertifikat tersebutlah yang membedakan tingkat kualitas dan keahlian seorang tenaga kerja dibanding dengan tenaga kerja lainnya.Misalkan saja seorang yang memiliki sertifikasi internal auditor tentu akan lebih dipercaya oleh manajemen perusahaan untuk dipekerjakan meng-audit perusahaan dibanding orang lain yang tidak memilikinya.

Kegiatan yang dikemas dalam 2 hari ini menghadirkan banyak narasumber dari berbagai lembaga seperti: LP2AS (Dessy Noor F,M.Si.,Akt.,CA dan Warno,M.Si) BAZNAS (H.Khoirul Anwar,M.Ag) dan dari IAI (Dr.Tarmizi Achmad,MBA.,Akt dan Ratno Agriyanto,M.Si.,Ak.,CA.,CPAI).

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.