145 Mahasiswa Perbankan Syariah UIN Walisongo Ikuti Uji Kompetensi Bersama LSP Pratama

Semarang, 22 februai 2025 – Sebanyak 145 mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengikuti Uji Kompetensi yang diselenggarakan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pratama. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan sertifikasi keahlian yang diakui secara nasional guna meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.

Uji kompetensi yang berlangsung di kampus UIN Walisongo ini menguji kemampuan mahasiswa dalam berbagai aspek, termasuk pemahaman prinsip-prinsip syariah dalam perbankan, analisis produk perbankan syariah, serta keterampilan praktis dalam layanan perbankan. Sertifikasi ini mengacu pada standar nasional yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga lulusan yang lulus uji kompetensi ini akan mendapatkan sertifikat resmi yang dapat meningkatkan peluang karier mereka di industri keuangan syariah.

Dekan FEBI UIN Walisongo, Dr. Nur Fatoni, M. Ag dalam penjelasannya menyampaikan bahwa sertifikasi ini merupakan bagian dari komitmen fakultas untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam akademik tetapi juga memiliki keterampilan profesional yang diakui oleh industri.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan dengan membekali mereka dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Dengan adanya sertifikasi ini, mahasiswa diharapkan lebih siap dan memiliki daya saing yang lebih tinggi dalam industri perbankan syariah,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari LSP Pratama, menjelaskan bahwa ujian ini dilakukan dengan metode observasi langsung, studi kasus, dan wawancara, sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI).

“Sertifikasi ini menjadi nilai tambah bagi lulusan agar lebih kompetitif di dunia kerja. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut sehingga lebih banyak mahasiswa yang mendapatkan pengakuan kompetensi secara profesional,” katanya.

Salah satu peserta uji kompetensi, mengaku bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dan meningkatkan kepercayaan dirinya dalam menghadapi tantangan dunia kerja.

“Dengan adanya uji kompetensi ini, saya merasa lebih siap menghadapi dunia industri. Selain itu, sertifikat kompetensi ini bisa menjadi bukti bahwa saya memiliki kemampuan yang dibutuhkan dalam bidang perbankan syariah,” ungkapnya.

Uji kompetensi ini merupakan bagian dari program peningkatan mutu lulusan yang dilakukan oleh FEBI UIN Walisongo. Ke depan, fakultas berencana untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga sertifikasi agar mahasiswa memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan lulusan UIN Walisongo semakin siap bersaing di dunia kerja dan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan industri perbankan syariah di Indonesia.

(Arif Afendi)