Kendal, 6 Maret 2026 — Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “IB Care: Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah” di Desa Kliris, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi multipihak antara Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Walisongo Semarang, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang MT. Haryono Semarang, serta Pemerintah Desa Kliris.
Program IB Care bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat, khususnya dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai prinsip-prinsip keuangan syariah, produk dan layanan perbankan syariah, serta pemanfaatannya dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, perwakilan Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Walisongo Semarang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendiseminasikan pengetahuan akademik kepada masyarakat serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan ekonomi berbasis syariah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sistem keuangan syariah, sehingga dapat memanfaatkan layanan keuangan secara lebih bijak, aman, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Tengah dalam sesi literasi keuangan menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat terhadap sektor jasa keuangan, termasuk keuangan syariah. Literasi keuangan yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan keuangan masyarakat serta melindungi masyarakat dari berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal.
Sementara itu, narasumber dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Semarang memberikan pemaparan mengenai berbagai produk dan layanan perbankan syariah, termasuk tabungan syariah, pembiayaan berbasis akad syariah, serta pemanfaatan layanan digital perbankan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan UMKM.
Kepala Desa Kliris dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai kegiatan literasi keuangan syariah sangat bermanfaat bagi masyarakat desa dalam meningkatkan pemahaman terhadap sistem keuangan yang sesuai dengan nilai-nilai syariah.
Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat Desa Kliris, perangkat desa, serta pelaku usaha mikro dan UMKM setempat. Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif, sehingga peserta dapat berdialog langsung dengan para narasumber terkait praktik dan pemanfaatan layanan keuangan syariah.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Walisongo Semarang berharap dapat berkontribusi dalam mendukung penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah di tingkat masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, regulator, industri perbankan syariah, dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
