Gresik, 10 Juni 2026 – Sebanyak 169 mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juni 2026. Kegiatan ini mengunjungi tiga perusahaan manufaktur terkemuka di Jawa Timur, yaitu PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk Unit Gresik, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Sari Rooti) di Pasuruan, dan PT Niramas Pandaan Sejahtera (INACO) di Pasuruan.
Rombongan KKL dilepas langsung oleh Dekan FEBI UIN Walisongo, Dr. H. Khoirul Anwar, M.Ag., di Kampus III UIN Walisongo Semarang sebelum bertolak menuju lokasi kunjungan .
Kegiatan KKL ini merupakan bagian dari upaya institusi pendidikan untuk memberikan pengalaman langsung di dunia bisnis dan industri kepada mahasiswa. Kunjungan ini bertujuan mempelajari proses produksi, manajemen bisnis, serta penerapan teknologi dan strategi operasional di perusahaan berskala nasional.
Dr. H. Khoirul Anwar, M.Ag., dalam sambutan pelepasan menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan praktik nyata di lapangan. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep manajemen secara akademis, tetapi juga mampu melihat implementasinya dalam pengambilan keputusan bisnis sehari-hari di perusahaan,” ujarnya.
Pada hari pertama, rombongan tiba di PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk yang berlokasi di kawasan industri Driyorejo, Gresik. Perusahaan yang dikenal sebagai salah satu raksasa industri makanan dan minuman nasional ini menyambut hangat para mahasiswa.
Mahasiswa mendapat pemaparan komprehensif mengenai sejarah perusahaan, visi dan misi, struktur organisasi, serta perkembangan bisnis Garudafood . Selain presentasi, peserta diajak mengamati langsung lingkungan kerja dan proses produksi yang menjadi jantung operasional perusahaan. Pada sesi ini, mahasiswa mempelajari berbagai aspek penting manajemen modern, mulai dari perencanaan produksi, pengorganisasian sumber daya, pengendalian kualitas produk, hingga strategi pemasaran yang memungkinkan perusahaan tetap kompetitif di pasar nasional maupun internasional .
Kegiatan ini juga membuka ruang dialog antara dunia akademik dan dunia industri. Dalam sesi diskusi interaktif, mahasiswa dapat menggali informasi secara langsung mengenai budaya kerja profesional, tantangan bisnis di era persaingan global, serta peluang karier di sektor manufaktur.
Pada kunjungan selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pasuruan untuk mengunjungi PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, produsen roti Sari Roti yang didirikan pada tahun 1995 dan mulai beroperasi di Pasuruan pada tahun 2005.
Mahasiswa berkesempatan menyaksikan secara langsung proses produksi roti dari hulu hingga hilir. Mereka mempelajari bagaimana perusahaan menerapkan standar kebersihan dan kesehatan lingkungan yang ketat untuk menjamin kualitas produk pangan. Kunjungan ini memberikan wawasan berharga tentang manajemen rantai pasok, pengendalian kualitas, dan strategi distribusi yang diterapkan perusahaan untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat.
Hari terakhir KKL diisi dengan kunjungan ke PT Niramas Pandaan Sejahtera yang lebih dikenal dengan nama INACO, perusahaan yang bergerak di industri food and beverages dengan produk unggulan seperti jelly dan nata de coco. Perusahaan yang berlokasi di Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ini memberikan pengalaman berbeda kepada mahasiswa terkait manajemen industri minuman.
Para mahasiswa mempelajari proses produksi minuman kemasan, strategi pemasaran, serta aspek manajemen operasional yang diterapkan perusahaan. Kunjungan ini juga memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan menjalin hubungan baik dengan para pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasionalnya .
Para peserta KKL menyambut antusias kegiatan ini. Salah satu mahasiswa menyatakan bahwa pengalaman langsung di lapangan memberikan wawasan yang sangat berharga. “Kami bisa melihat secara langsung bagaimana proses produksi berjalan dengan teknologi tinggi dan sistem kerja yang terintegrasi. Ini sangat membantu kami dalam memahami teori yang kami pelajari di kampus,” ujarnya.
Pengalaman belajar langsung di industri nasional ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas diri, berinovasi, serta siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi bangsa. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini berjalan tertib, aman, dan lancar berkat dukungan dari berbagai pihak.
Dengan adanya kegiatan KKL ini, Prodi Manajemen FEBI UIN Walisongo terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga memiliki pemahaman praktis yang mendalam tentang dunia kerja dan industri.
