Semarang, 12 Juni 2026 –Dalam upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengikutsertakan tiga dosennya dalam Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) UIN Walisongo Semarang. Ketiga dosen tersebut adalah Luksi Visita, Ph.D, dosen Program Studi S1 Manajemen, Liafatra Nurlaily, M.Acc, dosen Program Studi S1 Akuntansi Syariah, dan M. Labib Fahmi Arif, M.E., dosen Program Studi S1 Ekonomi Islam.
PKDP merupakan program nasional yang dirancang untuk memperkuat kompetensi dosen pada perguruan tinggi keagamaan. Pada tahun 2026, Kementerian Agama menunjuk 20 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai penyelenggara program tersebut. UIN Walisongo Semarang kembali memperoleh kepercayaan sebagai salah satu PTP berkat pengalaman dan rekam jejaknya dalam menyelenggarakan PKDP selama lima tahun terakhir.
Keikutsertaan dosen FEBI UIN Walisongo Semarang dalam program ini menjadi bagian dari komitmen fakultas untuk mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam aspek pedagogik, akademik, profesional, sosial, dan kepribadian. Melalui program ini, dosen diharapkan semakin siap menghadapi dinamika pendidikan tinggi sekaligus mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.



Pelaksanaan PKDP Tahun 2026 berlangsung pada 8–23 Juni 2026 dengan metode hybrid yang memadukan pembelajaran daring dan luring. Program ini terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu In Service Course 1 (ISC-1), On the Job Course (OJC), dan In Service Course 2 (ISC-2). Pada tahap ISC-1, peserta memperoleh berbagai materi penguatan kompetensi dosen yang disampaikan oleh para narasumber dari berbagai bidang keahlian. Selanjutnya, peserta mengimplementasikan hasil pembelajaran melalui OJC di institusi masing-masing sebelum mengikuti ISC-2 yang diakhiri dengan evaluasi dan ujian kompetensi.
Kegiatan ISC-1 dilaksanakan secara luring pada tanggal 10–11 Juni 2026 di Hotel Quest Semarang. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mengikuti rangkaian materi dan diskusi yang berfokus pada penguatan kompetensi dasar dosen, pengembangan karier akademik, serta peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi.
Pembukaan PKDP dilaksanakan secara serentak dan dibuka langsung oleh Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., Rektor UIN Walisongo Semarang. Tahun ini, PTP UIN Walisongo memfasilitasi sebanyak 144 dosen peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi keagamaan di Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.
Selama mengikuti program, peserta mendapatkan berbagai materi yang relevan dengan pengembangan karier dosen, antara lain kebijakan Kementerian Agama terkait PKDP, pengembangan karier dan jabatan fungsional dosen, perencanaan dan evaluasi pembelajaran, model serta strategi pembelajaran, penulisan artikel ilmiah, moderasi beragama, hingga paradigma kesatuan ilmu. Materi tersebut disusun untuk memperkuat kompetensi dosen dalam melaksanakan tugas akademik secara profesional dan berkelanjutan.
Salah satu peserta PKDP dari FEBI UIN Walisongo Semarang, Luksi Visita, Ph.D, menyampaikan bahwa program ini menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan kapasitas diri sebagai tenaga pendidik sekaligus memperluas wawasan mengenai pembelajaran di perguruan tinggi.
“PKDP memberikan ruang bagi kami untuk belajar dari para narasumber yang kompeten serta berdiskusi dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan daerah. Pengalaman ini sangat bermanfaat untuk memperkaya perspektif dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif dan berkualitas,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, para peserta berharap seluruh pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PKDP dapat diimplementasikan dalam kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Peningkatan kompetensi dosen diyakini tidak hanya berdampak pada pengembangan karier individu, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan mutu institusi dan layanan pendidikan kepada mahasiswa.
Selain mendukung pengembangan profesionalisme dosen, PKDP juga memiliki peran penting dalam jenjang karier akademik. Program ini menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi dosen sebelum mengikuti Sertifikasi Dosen (Serdos). Adapun peserta PKDP merupakan dosen tetap, baik berstatus PNS, PPPK, maupun dosen tetap pada perguruan tinggi swasta keagamaan yang telah memiliki jabatan fungsional minimal Asisten Ahli.
Melalui partisipasi dalam PKDP 2026, dosen-dosen FEBI UIN Walisongo Semarang berharap dapat terus berkembang sebagai pendidik profesional yang adaptif terhadap perubahan, mampu menghasilkan pembelajaran yang berkualitas, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan pendidikan tinggi dan masyarakat.