Prodi Perbankan Syariah FEBI UIN Walisongo Kunjungi Bank Indonesia dan LPS Jawa Timur

Surabaya 10 Juni 2026– Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke dua lembaga strategis sektor keuangan Indonesia, yaitu Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Timur dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Kantor Perwakilan II Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 141 mahasiswa angkatan 2023 serta didampingi oleh 6 dosen pendamping.
Kegiatan KKL ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa mengenai peran dan fungsi lembaga keuangan negara dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta mendukung perkembangan industri perbankan, termasuk perbankan syariah.
Perwakilan FEBI UIN Walisongo Semarang dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Dekan II FEBI, Dr. Muhammad Fauzi, M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan KKL menjadi sarana penting untuk menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik yang berlangsung di dunia kerja dan lembaga keuangan nasional.
“Kami berharap mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, serta mekanisme perlindungan nasabah yang dijalankan oleh berbagai lembaga negara. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa Perbankan Syariah dalam menghadapi dunia profesional,” ujar Dr. Muhammad Fauzi.
Mendalami Peran Bank Indonesia
Kunjungan pertama dilaksanakan di Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Dalam sesi ini, mahasiswa memperoleh pemaparan materi dari Mas Akbar Fitrayanda yang berasal dari Unit Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran (FIKSP).
Melalui pemaparannya, Akbar Fitrayanda menjelaskan berbagai tugas dan fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral, khususnya dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, mengendalikan inflasi, serta mengembangkan sistem pembayaran yang aman, cepat, dan efisien. Mahasiswa juga mendapatkan wawasan mengenai transformasi digital sistem pembayaran nasional, perkembangan QRIS, serta tantangan yang dihadapi sektor keuangan di era digital.
Sesi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa terkait implementasi kebijakan moneter dan perkembangan ekonomi digital di Indonesia.
Memahami Peran LPS dalam Menjaga Kepercayaan Publik
Setelah kunjungan ke Bank Indonesia, rombongan melanjutkan kegiatan ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Kantor Perwakilan II Jawa Timur. Pada kesempatan ini, materi disampaikan oleh Muhammad Faisal.
Dalam paparannya, Muhammad Faisal menjelaskan peran strategis LPS dalam menjamin simpanan nasabah perbankan dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai mekanisme penjaminan simpanan, syarat simpanan yang dijamin LPS, serta fungsi LPS dalam penanganan bank yang mengalami permasalahan.
Selain itu, mahasiswa juga diajak memahami pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan sebagai salah satu fondasi utama stabilitas ekonomi nasional.
Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa
Kegiatan KKL ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Selain memperluas wawasan akademik, kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berdialog langsung dengan para praktisi dan memperoleh gambaran nyata mengenai operasional lembaga keuangan negara.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Walisongo Semarang berharap mahasiswa semakin siap menghadapi perkembangan industri keuangan yang dinamis, memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sistem keuangan nasional, serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai keilmuan perbankan syariah dengan praktik profesional di lapangan.