SEKILAS INFO
23-01-2021
  • 1 tahun yang lalu / Penawaran Mata Kuliah Semester Genap TA 2019/2020–> Lihat Menu Pengumuman
  • 1 tahun yang lalu / PENAWARAN DAN PEMESANAN MATA KULIAH SEMESTER GASAL TA 2019/2020–>Menu Pengumuman
  • 1 tahun yang lalu / Pengumuman Wisuda Periode Agustus 2019 –> Lihat Pengumuman
27
Nov 2020
HMJ D3 Perbankan Syariah FEBI UIN Walisongo Gandeng Wardah Gelar Acara Wardah Bright Days

Semarang, 25/11/2020,  Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) D3 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam ( FEBI) UIN Walisongo Semarang gandeng wardah dalam acara Wardah Bright Days. Acara ini turut mengundang Nessa Gozal dari komunitas public speaking dan Choirul Huda, M.Ag. Dosen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang.

Acara pembukaan Wardah Bright Days dimulai pukul 12.30 WIB yang dipandu Oleh Tria Pibriani. Kemudian disambung dengan sambutan-sambutan. sambutan yang pertama oleh ketua HMJ D3 Perbankan Syariah, sambutan yang kedua oleh Dr. A.Turmudzi, SH, M.Ag. selaku ketua prodi D3 Perbankan Syariah yang dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa “Memiliki kemampuan berbicara yang baik itu penting karena perusahaan tidak akan membayar karyawan yang bisu”, sambutan yang ketiga yaitu oleh Dr. H. Muhammad Saifullah, M.Ag. selaku dekan FEBI yang diwakilkan oleh Drs. Saekhu, MH. Selaku Wakil Dekan III FEBI, dalam sambutannya beliau berharap agar kedepannya anak-anak FEBI bisa berkerjasama terus dengan pihak luar kampus.

Dalam acara Wardah Bright Days terdapat 2 materi menarik dengan pemateri menarik pula yaitu yang pertama, Materi Public Speaking yang disampaikan oleh Nessa Gozal, beliau menjelaskan bahwa komposisi komunikasi terdiri dari 10% Kata-kata ( bagaimana kita membuat diksi), 10% Total Look ( penampilan), 20% Suara ( intonasi ) 60% Body Language. Belaiau jga menjelaskan bahwa biasanya ketika kita berbicara dengan orang kita hanya memandang diri kita saja tanpa memandang lawan bicara kita, apakah dia sedang sedih atau sedang tidak mood. Hal ini perlu di pandang agar kita bisa menyesuaikan cara bicara kita dengan orang yang kita ajak bicara.

Yang kedua materi tentang Mental Awarness yang disampaikan oleh Choirul Huda, M.Ag. beliau menjelaskan bahwa, Hal yang sangat penting diperhatikan yaitu kekuatan mental diperlukan mental kuat untuk mempertahankan kondisi. Dalam hal ini kunci mental awarness yaitu: Selalu gigih dan pantang menyerah, Berani bermimpi besar, Be Positif (sikap dan pikiran), Percaya diri danTidak takut gagal atau kalah karena yang terpenting prosesnya.