Semarang (8 Januari 2026) – Program Studi Ekonomi Islam (EI) pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang secara resmi menyerahkan mahasiswa peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau Magang kepada para mitra kerja sama pada Kamis, 8 Januari. Langkah ini diambil sebagai bagian dari kurikulum berkelanjutan untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman profesional sebelum terjun sepenuhnya ke masyarakat.
Agenda penyerahan ini merupakan simbol dimulainya masa pengabdian dan pembelajaran lapangan bagi mahasiswa. Tujuannya adalah untuk mensinergikan pemahaman teoretis mengenai ekonomi dan bisnis syariah dengan realita operasional di berbagai sektor kerja, baik pemerintahan maupun lembaga nonprofit.
Pada periode ini, mahasiswa Ekonomi Islam FEBI UIN Walisongo tersebar di berbagai instansi strategis, di antaranya: PT Taspen, Lazismu, Lazis, Kemenag Kendal, Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Disnakerin Demak, Disnaker Semarang, Dinas Ketahanan Pangan Kab. Pati, BPS Jateng, BMT Pandana Merdeka, Dinas Koperasi & UMKM, Baznas Kudus, Baznas Kota Yogyakarta, BAZNAS Kendal, serta Baznas Demak. Ragam lokasi penempatan ini dipilih agar mahasiswa mendapatkan wawasan luas mengenai tata kelola lembaga sosial, administrasi negara, hingga manajemen keuangan syariah.
Perwakilan dari Program Studi Ekonomi Islam dalam pesannya mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan momentum PKL ini sebagai ajang pengembangan diri, terutama dalam hal etika profesi dan kemampuan bersosialisasi di dunia kerja. Mahasiswa dituntut tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga harus mampu menjaga integritas dan nama baik kampus selama bertugas.
Untuk menjamin kualitas program, mahasiswa akan dipantau langsung oleh pembimbing dari pihak instansi dan dosen pembimbing lapangan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan proses belajar yang terarah sehingga mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi instansi tempat mereka bernaung.
Melalui program magang ini, FEBI UIN Walisongo Semarang berkomitmen untuk terus melahirkan lulusan Ekonomi Islam yang tangguh, adaptif, dan siap menjawab tantangan ekonomi global dengan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip keislaman.


















