IAI Jawa Tengah Goes to Campus Sambangi Mahasiswa Akuntansi Syariah UIN Walisongo Bahas Tantangan dan Peluang Akuntan di Era Digital

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan IAI Jateng Goes to Campus dengan tema “Tantangan dan Peluang Akuntan di Era Digital” pada Jumat, 28 November 2025. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan profesi akuntan dalam merespons dinamika dan transformasi digital yang semakin pesat.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber profesional dan berpengalaman di bidang akuntansi, yaitu Ibu Maya Arestaria, SE., SH., M.Si., Akt., CA., ACPA dan Ibu Arlia Nugrahawulan, SE., SH., AK., CA., CPA., BKP. Keduanya memberikan pemaparan komprehensif terkait perubahan peran akuntan di era digital, termasuk tantangan yang dihadapi serta peluang karier yang terbuka luas bagi lulusan akuntansi.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa akuntan tidak lagi hanya dituntut memiliki kemampuan teknis pencatatan dan pelaporan keuangan, tetapi juga harus menguasai teknologi digital, sistem informasi akuntansi, analisis data, serta pemahaman terhadap digital accounting dan digital compliance. Transformasi digital justru membuka peluang besar bagi akuntan untuk berperan sebagai strategic partner dalam pengambilan keputusan bisnis.

Selain itu, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya sertifikasi profesi, etika, dan kompetensi berkelanjutan sebagai bekal utama bagi calon akuntan agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan kebutuhan industri. Mahasiswa didorong untuk mempersiapkan diri sejak dini dengan meningkatkan literasi digital serta aktif mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi profesional.

Melalui kegiatan IAI Jateng Goes to Campus, diharapkan mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai prospek profesi akuntan serta mampu memahami tantangan nyata yang akan dihadapi di dunia kerja. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen IAI Jawa Tengah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia akuntansi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era digital.