Tingkatkan Literasi Perpajakan, Tax Center UIN Walisongo Gelar Pelatihan Pengisian SPT

Semarang – Organisasi Tax Center jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan workshop guna melatih mahasiswa dalam mengisi SPT Tahunan Orang Pribadi 1770 S dan 1770 SS dengan tema “Peran Generasi Muda dalam Menumbuhkan Kesadaran Wajib Pajak”. Acara dilaksanakanĀ  menggunakan media Zoom Meeting dan streaming facebook yang diikuti oleh 171 Mahasiswa. Kamis, (14/1/2021). Tujuan workshop tersebut yakni untukĀ  meningkatkan pemahaman serta informasi kepada masyarakat maupun mahasiswa terkait pengisian sptĀ  dan meminimalisir kesalahan dalam pengisian SPT.

Workshop dibuka oleh Dr. H, Muhammad Saifullah, M.Ag selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang. Beliau menyampaikan apresisasi kepada Mahasiswa yang telah melakukan inisiasi untuk peningkatan kualitas belajar selama kuliah di FEBI UIN Walisongo Semarang. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa Fakultas FEBI akan terus memfasilitasi mahasiswa agar dapatĀ  membangun jejaring dan kesempatan belajar di luar struktur kurikulum. Kegiatan diisi oleh tiga pemateri, Bapak Warno, SE, M.Si, SAS selaku Sekjur (Sekretaris Jurusan) Akuntansi Syariah UIN Walisongo Semarang, Bapak Sarbono, S.T dan Bapak Tunggul selaku Account Representative Kantor Pajak Pratama (KPP) Semarang Barat beserta Bapak.

“Ketika ada perkuliahan terkait dengan pajak pelatihan pengisian aplikasi misalnya, pemateri dari kanwil kemudian biasanya didedikasikan kepada KPP yang membawahi akan menjadi nilai tambah bagi mahasiswa yang sedang mempelajari pajak”Ā  papar Sarbono. Tunggul menambahkan jika kita sebagai Wajib Pajak ingin mengisi surat kertas penghasilan/NPP laporan disaat sekarang tidak lagi menggunakan laporan offline atau melalui kertas lagi tetapi sudah menggunakan prasarana media online yang bernama e-filing. “Kalau hanya kesadaran saja terkadang susah, maka di negara itu ada yang namanya paksaan oleh sistem asas asas itu agar menjadi lebih ringan, dan paksaan sistem itu sebenarnya bertujuan baik sama halnya dengan pajak yaitu bertujuan untuk kemaslahatan dan bagaimana agar negara ini menjadi lebih baik lagi” pungkas pemateri ketiga, Warno.

Dalam kesempatan terpisah (berhalangan hadir) Dr. Ratno Agriyanto, CA, CPA selaku pembina tax center mengucapkan terimakasih kepada DJP yang telah memfasilitasi kegiatan tax center dengan memberikan narasumber. Semoga kedepan kerjasama ini terus berlanjut untuk peningkatan kualitas pengalaman belajar bagi mahasiswa yang tergabung dalam organisasi tax center.