SEKILAS INFO
22-08-2019
  • 2 bulan yang lalu / PENAWARAN DAN PEMESANAN MATA KULIAH SEMESTER GASAL TA 2019/2020–>Menu Pengumuman
  • 3 bulan yang lalu / Pengumuman Wisuda Periode Agustus 2019 –> Lihat Pengumuman
  • 5 bulan yang lalu / UIN Walisongo Semarang Terakreditasi  “A”
12
Jun 2019
0
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Gelar Halal Bihalal

Semarang- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo hari ini, Rabu 12 Juni 2019 mengadakan Halal bi Halal yang bertempat di gedung perkuliahan FEBI. Acara ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika FEBI termasuk Calon Dosen (Cados) CPNS 2018. Selain civitas akademika FEBI, acara ini juga dihadiri oleh Dr. Musahadi, Wakil Rektor 1, mewakili Rektorat UIN Walisongo dan Dr. M. Nafis, mantan Wakil Rektor 2, sebagai penceramah.

Dekan FEBI, Dr. Imam Yahya, dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh civitas akademika FEBI agar FEBI dibangun dalam suasana kebersamaan, “Jadikan momentum Halal bi Halal ini sebagai titik awal dalam membangun semangat kebersamaan untuk sama-sama meningkatkan kualitas FEBI yang lebih baik,” terang Dr. Imam. Kepada para Cados CPNS 2018 yang ditempatkan di FEBI, Dekan berpesan, “berikan yang baik-baik yang diperoleh dari luar untuk FEBI dan tinggalkan yang tidak baik,” pungkasnya.

Dr. M. Nafis dalam uraian hikmah Halal bi Halal menyampaikan beberapa hal penting terkait Puasa Ramadhan. Dalam pandangnnya, setiap orang ternyata diberikan kesempatan oleh Allah untuk menjadi orang yang baik, salah satunya melalui Puasa Ramdhan. Puasa Ramadhan merupakan momentum bagi manusia yang melakukannya untuk memperoleh ampunan dari Allah Swt.

Dr. Nafis melanjutkan bahwa, “Puasa Ramadhan merupakan cara Allah untuk menggembleng kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial manusia. Karena dimensi yang mencerahkan harus dibagun melalui kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial sehingga ke depan akan menjadi lebih baik,” ungkap Dr. Nafis.

Di penghujung uraiannya, Dr. Nafis berpesan bahwa, “mindset seluruh manusia adalah ekonomi. Maka FEBI harus menjadi yang terdepan disetiap dimensi ekonomi. FEBI harus menjadi terdepan dalam menggalakkan ekonomi yang islami. Apa lagi saat ini trend ekonomi konvensional sedikit demi sedikit sudah mulai menurun. Orang sudah mulai condong pada ekonomi yang berbasis islami. FEBI harus mampu menjadi pioner bagaimana cara berbelanja yang islami” pungkasnya.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.